Minggu, 17 Januari 2021

Rangkuman Praktikum Sistem Operasi

Perkenalkan nama saya Nailal Kiroom Bi Dzikrilaah, saya lahir di Surabaya, 15 April 1997.
Saya berkuliah di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan mengambil jurusan Teknik Informatika dan jika ingin mengenal lebih dalam tentang Universitas saya silahkan akses link berikut :



POKOK BAHASAN 1
Pengenalan Sistem Komputer dan Sistem Operasi

SISTEM KOMPUTER

            Komputer merupakan alat elektronik yang pada awalnya dirancang untuk aktifitas komputasi. Namun pada saat ini penggunaan komputer telah berkembang mengikuti perkembangan zaman ditambah juga mencangkup pada manipulasi, simulasi, animasi, dan komunikasi-informasi.

SISTEM OPERASI

            Sistem operasi adalah program yang bertindak sebagai perantara antara user dengan perangkat keras komputer. Sistem operasi digunakan untuk mengeksekusi program user dan memudahkan menyelesaikan permasalahan user. Selain itu dengan adanya sistem operasi membuat sistem komputer nyaman digunakan. Sistem operasi mempunyai tujuan untuk menggunakan perangkat keras komputer secara efisien.

Percobaan 1 : Melihat identitas diri (nomor id dan group id)

$ id


POKOK BAHASAN 2

Struktur Sistem Operasi Linux


Struktur Linux

Linux tidak jauh beda dengan Unix yang merupakan suatu sistem operasi yang terstruktur, menyangkut sistem pada perangkat lunaknya maupun pada perangkat keras seperti ( terminal, unix sistem, consol serta jalur komunikasi ).

Adapun struktur Linux yang menyangkut perangkat lunak antara lain :

-          Shell

-          Utilitas

-          Kernel

-          Aplikasi

Struktur Shell 

    Merupakan interpreter pada sistem Linux. Shell berfungsi sebagai interface (antar muka ) dengan sistem Linux. Adapun macam-macam shell yang terdapat pada sistem Linux antara lain :

*        Kom shell (/bin/ksh )

*        Boume Again Shell ( /bin/bash )

*        C Shell ( /bin/csh )

Struktur Utilitas  

    Adalah salah satu program yang sengaja disediakan Linux untuk melakukan tugas-tugas tertentu.

Struktur Kernel 

    Merupakan bagian paling penting dari suatu sistem Linux, memiliki fungsi : untuk menampilkan berbagai bentuk fungsi bertingkat rendah dan pengendali langsung perangkat keras.

Terdapat beberapa fungsi yang dilakukan kernel antara lain :

  •  Manajemen file dan security
  •  Pelayanan proses input output
  •  Manajemen memori
  • Penanganan proses interupsi
  • Proses manajemen sistem dan penjadwalan
  • Pelayanan jam sistem dan tanggal
Struktur Aplikasi 

    Adalah sala satu program yang dibuat oleh pemakai untuk memenuhi kebutuhan sendiri.

Percobaan  : Manajemen Proses

ps menampilkan PID ( Process ID ) untuk shell dan proses ps itu sendiri

$ ps


POKOK BAHASAN 3

Manajemen I/O & Manajemen Memori


Manajemen I/O

INPUT => PROSES => OUTPUT

            Intruksi ( command ) yang diberikan pada Linux melalui Shell disebut sebagai eksekusi program yang selanjutnya disebut proses. Setiap kali intruksi diberikan, maka Linux kernel akan menciptakan sebuah proses dengan memberikan nomor PID ( Process Identity ). Proses dalam Linux selalu membutuhkan input dan menghasilkan suatu output. Dalam konteks Linux input / output adalah :

  • Keyboard ( input )
  • Layar ( output )
  • Files
  • Struktur data kernel
  • Peralatan I/O lainnya ( misalnya Network ).

Manajemen Memori

            Linux mengimplementasikan system virtual memori demand-paged. Proses ini mempunyai besar memori virtual yang besar ( 4 gygabyte ). Pada virtual memory dilakukan transfer page antara disk dan memory disk. Jika tidak terdapat cukup memory fisik, kernel melakukan swapping beberapa page lama ke disk. Jika memory total page lebih dari memory fisik yang tersedia, kernel lebih banyak melakukan swapping dibandingkan eksekusi kode program, sehingga terjadi trashing dan mengurangi utilitas. Jika memory fisik ekstra tidak digunakan, kernel meletakkan kode program sebagai disk buffer cache.

Percobaan 1 File Description

 Untuk meliat isi file dari direktori aktif

$ ls


POKOK BAHASAN 4

Proses Thread dan Deadlock


KONSEP PROSES DI LINUX

Setiap kali intruksi diberikan pada linux sell, maka kemel akan menciptakan sebuah proses id. Proses ini disebut juga dengan terminilogy Unix : sebagai sebuah Job. Proses id (PID) di mulai dari 0, yaitu proses “INK”, kemudian diikuti oleh proses berikutnya (terdaftar pada /etc/ inittab).

Beberapa tipe proses :

·    Foreground

Proses yang didapatkan oleh pemakai langsung pada terminal (interaksi dialog).


·    Batch

Proses yang dikumpulkan dan dijalankan secara sekuensial (satu persatu) Prose Batch tidak diasosiasikan (berinteraksi) dengan terminal.


·    Daemon

Proses yang menunggu permintaan (request) dari proses lainnya dan menjalankan tugas sesuai dengan permintaan tersebut. Bila tidak ada request, maka program ini akan berada dalam kondisi “idle” dan tidak menggunakan waktu hitung CPU. Umumnya nama proses daemon di UNIX berakhiran d, misalnya inetd, named, popd, dll.


      Percobaan  : Status Proses

      Instruksi ps (proses status) digunakan untuk melihat kondisi proses yang ada. PID adalah Nomor Identitas, tty adalah nama terminal dimana proses tersebut aktif, STAT berisi S (sleeping) dan R (running), COMMAND merupakan instruksi yamg digunakan.

$ ps



POKOK BAHASAN 5

Manajemen File dan Disk


Manajemen File

    File merupakan kumpulan data atau informasi yang saling berhubungan. Sistem operasi Linux mempunyai manajemen file berbentuk seperti piramida. Membentuk tingkatan struktur file seperti pohon silsilah keluarga. Struktur ini memudahkan pengguna Linux untuk mengelola berbagai file.


Manajemen Disk

    Manajemen disk merupakan sarana penyimpanan yang berfungsi untuk menyimpan data, file dan informasi secara permanen dalam suatu sistem komputer. Media disk berada satu tingkat dibawah memori utama dalam hirarki memori. Media disk berbeda sekali dengan memori utama komputer karena tidak mempunyai

hubungan langsung dengan prosesor komputer. Linux mensupport berbagai file system diantaranya adalah :

  • Ext2
  • Ext3
  • Ext4

Percobaan : Direktori

Melihat direktori aktif

$ pwd



POKOK BAHASAN 6

Sistem Operasi Tersebar


DEFINISI SISTEM OPERASI TERSEBAR

    Sistem operasi tersebar adalah sebuah sistem yang komponennya berada pada jaringan komputer. Komponen tersebut saling berinteraksi dan melakukan komunikasi/koordinasi pengiriman pesan. hanya dengan Sistem operasi terdistribusi adalah salah satu implementasi sistem operasi tersebar, dimana sekumpulan komputer dan prosesor yang terhubung dalam satu jaringan. Koleksi- koleksi dari objek-objek ini secara tertutup bekerja secara bersama-sama untuk melakukan suatu tugas atau pekerjaan tertentu. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan hasil secara lebih, terutama dalam:

$ File system

$ Name space

$ Waktu pengolahan

$ Keamanan Akses ke seluruh resources

Percobaan : Yum scipt

Install paket samba dari repository lokal umsida.

# cd /tmp/


# apt -get install samba




Sekian rangkuman yang dapat saya ambil dari Praktikum Sistem Operasi.

Bila ada salah dalam penulisan harap maklum.

Terimah kasih.      


Rangkuman Praktikum Permrograman Berbasis Web

Perkenalkan nama saya Nailal Kiroom Bi Dzikrilaah, saya lahir di Surabaya, 15 April 1997.
Saya berkuliah di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan mengambil jurusan Teknik Informatika dan jika ingin mengenal lebih dalam tentang Universitas saya silahkan akses link berikut :
umsida.ac.id atau fst.umsida.ac.id


POKOK BAHASAN 1

HTML ( Hypertext Markup Language )

    HTML adalah, (Hypertext Markup Language) sebuah bahasa standar yang digunakan oleh browser internet untuk membuat halaman dan dokumen pada sebuah Web yang kemudian dapat diakses dan dibaca layaknya sebuah artikel. HTML juga dapat digunakan sebagai link-link antara file-file dalam situs atau dalam computer dengan menggunakan localhost, atau link yang menghubungkan antar situs dalam dunia internet.

Mengawali Dokumen HTML 5

Dokumen HTML5 diawali dengan tag yang lebih sederhana daripada HTML 4.01. Cukup mendeklarasikan kode berikut untuk menunjukkan sebuah dokumen HTML5.

<!DOCTYPE html>

Hanya dengan tag sederhana tersebut, anda sudah siap untuk melakukan scripting. Berikut ini adalah contoh dari dokumen HTML5. 

<!DOCTYPE html>

<html>

            <head>

                        <title>Belajar HTML</title>

            </head>

                        <body>

            Belajar HTML pada pratikum pemrograman web

                        </body>

</html>


Hasil Output :

POKOK BAHASAN II

CSS ( Cascading Style Sheet )

    Cascading Style Sheet (CSS) merupakan aturan untuk mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam. CSS bukan merupakan bahasa pemrograman sama halnya styles dalam aplikasi pengolahan kata seperti MIcrosoft Word yang mengatur beberapa style, misalnyha heading, subbab, bodytext, footer, images, dan style.


Inline Style Sheet

CSS didefinisikan langsung pada tag HTML yang bersangkutan. Cara penulisannya cukup dengan menambahkan atribut style=”…”dalam tag HTML tersebut. Style hanya akan berlaku pada tag yang bersangkutan, dan tidak akan memengaruhi tag HTML yang lain.


Embedded Style Sheet

CSS didefinisikan terlebih dahulu dalam tag <style> … </style> di atas tag <body>. Pada pendefinisian ini disebutkan atribut-atribut CSS yang akan digunakan untuk tag-tag HTML, yang selanjutnya dapat digunakan oleh tag HTML yang bersangkutan.


External Style Sheet

Menempatkan aturan CSS secara terpisah, style shet external terhubung dengan dokumen melalui elemen head. File style sheet text disimpan menggunakan ekstensi .css.


External Style Sheet

                ex1.css

body {background-color: yellow};

h1 {font-size: 36pt} ;

h2 {color: blue};

p {margin-left: 50px};


<!DOCTYPE html>

<html>

<head>

            <link rel="stylesheet" type="text/css" href="ex1.css">

            <style>

                        body {background-color: yellow}

                        h1 {font-size: 36pt}

                        h2 {color: blue}

                        p {margin-left: 50px}

            </style>

</head>

<body>

            <h1>This header is 36 pt</h1>

            <h2>This header is blue</h2>

            <p>This paragraph has a left margin of 50 pixels</p>

</body>

</html>


Hasil Output :


POKOK BAHASAN III

JAVA SCRIPT

    Javascript adalah bahasa scrip yang ditempel pada kode HTML dan diproses disisi klient. Dengan adanya bahasa ini, kemampuan HTML menjadi semakin luas. Contoh: untuk menvalidasi masukan pada formulir sebelum formulir dikirim ke server.

Javascript bukan bahasa java dan merupakan dua bahasa yang berbeda. Javascript diinterpretasikan oleh klient, sedang java dikompilasi oleh program dan hasil kompilasinya dijalankan oleh clien.

Contoh Dasar Java Script

Pemakaian Alert Sebagai Property Windows

<html>

<head>

<title>Alert Box</title>

</head>

<body>

        <script language="JavaScript">

<!--

        window.alert("Ini merupakan pesan untuk anda");

//-->

</script>

</body>

</html>


Hasil Output :



POKOK BAHASAN IV

PHP

    PHP (Preprocesor Hypertext) adalah bahasa scripting yang menyatu dengan HTML dan dijalankan pada server side. Artinya semua sintaks yang diberikan akan sepenuhnya dijalankan pada server sedangkan yang dikirimkan ke browser hanya hasilnya saja berupa HTML. Untuk membedakan perintah HTML dan PHP digunakan tanda <? ...?> atau <?php ...?>

PHP dapat diaplikasikan dengan berbagai macam database, seperti MySQL, PostgreSQL, Oracle, dan lannya.

Tag dalam php

Banyak cara untuk menyisipkan php dalam script html, ada berbagai macam bentuk tag yang dapat digunakan, antara lain :

a.    Cara 1

<?php                     Menandai awal tag

……..

?>                           Menandai akhir tag

b.    Cara 2

<?                           Menandai awal tag

……..

?>                           Menandai akhir tag

c.    Cara 3

<%                          Menandai awal tag

……..

%>                          Menandai akhir tag

Cara ini sama dengan tag pada ASP. Opsi ini bisa dilakukan jika nilai asp_tags pada php.ini bernilai on.

d.   Cara 4

<script language=”php”>               Menandai awal tag

……...

</script>                                         Menandai akhir tag

Array

Array merupakan suatu variable yang dapat berisi banyak data dalam waktu yang sama.

Pendefinisian Array dapat dibentuk dengan format berikut:

$nama_array = array(elemen_1, … , elemen_n);

Untuk menghitung jumlah elemen array digunakan fungsi count(), dengan format count($nama_array)

- Ketikkan program berikut ini :

<html>

<head>

            <title> Variabel</title>

</head>

<body>

            <?php

            $nilai_1 = 10;

            $nilai_2 = 3;

            $nilai_3 = 2 * $nilai_1 + 8*$nilai_2;

            echo "nilai =",$nilai_3;

            echo "<br>";

            $jumlah = $nilai_1 + $nilai_2;

            echo "hasil dari $nilai_1 + $nilai_2 adalah : $jumlah";

 

echo"<br><br>";

echo"\"nama : Nailal Kiroom Bi Dzikrilaah\"<br>";

echo"NIM 191080200050";

            ?>

</body>

</html>


Catatan :

Simpan dengan menggunakan ekstensi php (misalnya mod_2.php), dan jalankan di web browser.


Hasil Output :


POKOK BAHASAN V

Konektivitas PHP dengan MYSQL

Langka - langkah koneksi PHP-MYSQL.

1.    Membuka koneksi ke server MySQL

mysql_conner( )

Digunakan untuk melakukan uji dan koneksi kepada server database MySQL.

Sintaks :

$conn = mysql_connect (“host”,”username”,”password”);

$conn              : adalah nama variabel penampung status hasil koneksi kepada

database.

Host                : adalah nama host atau alamat server database MySQL.

Username        : adalah nama user yang telah diberi hak untuk dapat mengakses

server database          

Password         : adalah kata sandi untuk username untuk dapat masuk kedalam

database.

2.    Memilih database yang akan digunakan di server

mysql_select_db()

Digunakan untuk melakukan koneksi kepada database yang dalam server yang berhasil dikoneksi dengan perintah mysql_connect().

 Sintaks :

$db = mysql_select_db(“’namadatabase”,$conn);

$db      : berisi status koneksi kepada database.

$conn  : merupakan koneksi kepada server database yang berhasil.

Nama database : adalah nama database yang akan dikenai proses.

3.    Mengambil sebuah query dari sebuah database.

Mysql_query()

Digunakan untuk melakukan eksekusi perintah SQL untuk memanipulasi database yang berhasil dilakukan koneksinya menggunakan mysql-select_db().

Sintaks :

$hasil = mysql_query(“SQL Statement”);

$hasil   : akan berupa record set apabila SQL Statement berupa perintah select.

Contoh SQL Statement : “SELECT * FROM MAHASISWA ORDER BY NIM”


4.    Mengambil record dari database

a.    mysql_fetch_array()

Digunakan untuk melakukan pemrosesan hasil query yang dilakukan dengan perintah mysql_query(),

dan memasukkannya kedalam array asosiatif, array numeris atau keduanya.

Sintaks :

$row = mysql_fetch_array($hasil);

$row    : adalah array satu record dari record $hasil yang diproses nomor record sesuai dengan nomor urut dari proses mysql_fetch_array yang sedang dilakukan.

$hasil   : adalah record set yang akan diproses.


b.    mysql-fetch_assoc()

Fungsi ini hampir sama dengan fungsi mysql_fetch_array(), hanya saja array yang dihasilkan hanya

array asosiatif.

Sintaks :

$row = mysql_fetch_assoc($hasil);


c.      mysql_fetch_row()

Fungsi ini hampir sama dengan fungsi mysql_fetch_array(), hanyasaja array yang dihasilkan hanya 

array numeris.

Sintaks :

$row = mysql_fetch_row($hasil);

d.      mysql_num_rows()

Fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah record yang ada pada databse.
Sintaks :
$row = mysql_num_row($hasil);
$jml     : akan memiliki nilai sesuai dengan jumlah record yang ada.

Menguji interkoneksi PHP dengan MySQL.

<html>

<head>

   <title>Koneksi Database MySQL</title>

</head>

<body>

<h1>Demo koneksi database MySQL</h1>

<?php

$conn=mysqli_connect ("localhost","root","","latihan");

if ($conn) {

    echo "OK";

} else {

   echo "Server not connected";

}

?>

</body>

</html>


Hasil Output :


POKOK BAHASAN VI

Desain Web Mobile dengan jQuery Mobile

    JQuery Mobile adalah framework berbasis jQuery yang memudahkan kita untuk membuat web app untuk mobile. Selain jQuery Mobile sebenarnya banyak framework lain yang dapat digunakan seperti Sencha, jTouch, DHTMLX Touch, Jo, dan lainnya.

Kelebihan jQuery adalah :

1.    Support banyak platform: Webkit(Android, iOS, Opera, Chrome), Firefox, mobile, Windows                  Phone, Blackberry, Bada, Meego.

2.    Berbasis jQuery yang populer.

3.    Penggunanya banyak dan forum aktif.

jQuery Mobile menyediakan komponen UI widget seperti button, listview, header, dan elemen form dan navigasi. Kode ini dibangun oleh jQuery dan terus dikembangkan oleh pengembangnya secara aktif untuk memperbaiki bug – bug yang ada diaplikasi ini. Banyak fitur yang ditawarkan dalam framework ini termasuk dukungan HTML 5, Ajax-powered navigasi link, dan sentuhan atau navigasi gesekan.

Basic Template

<!DOCTYPE html>

<html>

<head>

            <title>191080200050/Dzikri</title>

            <meta name="viewport" content="width=device-width, inital-scale=1">

            <link rel="stylesheet" href="jquery.mobile-1.3.2.min.css"/>

            <script type="text/javascript" src="jquery-1.9.1.min.js"></script>

            <script type="text/javascript" src="jquery.mobile-1.3.2.min.js"></script>

            <script type="text/javascript"></script>

</head>

<body>

<div data-role="page">

            <div data-role="header" data-theme="c">

                                    <h1>Pratikum Web</h1>

            </div><!--/header-->

 

            <div data-role="content" data-theme="c">

                                    <p>Membuat Aplikasi Mobile Web</p>

            </div><!--/content-->

 

            <div data-role="footer" data-theme="c">

                                    <h4>&copy Umsida</h4>

            </div><!--/footer-->

</div><!--/footer-->

</body>

</html>


Hasil Output :



Sekian rangkuman yang dapat saya ambil dari Praktikum Pemrograman Berbasis Web.
Bila ada salah dalam penulisan harap maklum.
Terima kasih.