Sabtu, 07 Desember 2019

Rangkuman Modul Praktikum Algoritma dan Pemrograman



Perkenalkan nama saya Nailal Kiroom Bi Dzikrilaah, saya lahir di Surabaya 15 April 1997.
Saya berkuliah di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan mengambil jurusan Teknik Informatika dan jika ingin mengenal lebih dalam tentang Universitas saya silahkan akses link berikut :
umsida.ac.id atau fst.umsida.ac.id

Bab 1 : Input/Output dan Jenis Data


Setiap program C++ mempunyai bentuk umum seperti dibawah, yaitu :
            #prepocessor directive
                        Void main ()
                                    {
                                                //Batang Tubuh Program Utama
                                    }
Penjelasan :
Include
            Adalah salah satu pengarah prepocessor directive yang tersedia pada C++ Prepocessor selalu dijalankan terlabih dahulu pada saat proses kompilasi terjadi. Bentuk umumnya :
            #include<nama_file>
Tidak diakhiri dengan tanda semicolon, karena bentuk tersebut bukanlah suatu bentuk pernyataan, tetapi merupakan prepocessor directive. Baris tersebut menginstruksikan kepada kompiler yang meyisipkan file lain dalam hal ini file yang berakhiran .h (file harder) yaitu file yang berisi sebagai deklarasi contohnya :
#include<iostream.h>            : diperlukan pada program yang melibatkan objek cout.
#include<conio.h>                 : digunakan bila melibatkan clrscr(), yaitu perintah untuk membersihkan layar.
#include<iomanip.h>         : diperlukan bila melibatkan setw(), yang bermanfaat untuk mengatur lebar suatu tampilan data.

Fungsi main ()
            Fungsi ini menjadi awal dan akhir eksekusi program C++. main adalah nama judul fungsi. Melihat bentuk seperti itu dapat kita ambil kesimpulan bahwa batang tubuh program utama berada didalam fungsi main( ). Berarti dalam setiap pembuatan program utama, maka dapat dipastikan seorang pemrogram menggunakan minimal sebuah fungsi. Pembahan lebih lanjut mengenai fungsi akan diterangkan kemudian. Yang sekarang coba ditekankan adalah kita menuliskan program utama kita didalam sebuah fungsi main().
Komentar
            Komentar tidak pernah dicompile oleh compiler. Dalam C++ terdapat 2 jenis komentar, yaitu :
Jenis 1 : /*Komentar anda diletakkan di dalam ini bisa mengapit lebih dari satu baris*/
Jenis 2 : //Komentar anda diletakkan disini ( hanya bisa perbaris )

Tanda semicolon
            Tanda semicolon “ ; “ digunakann untuk mengakhiri sebuah pernyataan. Setiap pernyataan harus diakhiri dengan sebuah tanda semicolon.
Contoh :
Tanda ” << ” merupakan sebuah operator yang disebut operator “penyisipan/peletakan”
Mengenal cout (dibaca : C out)
            Pernyataan cout merupakan sebuah objek di dalam C++, yang digunakan untuk mengarahkan data ke dalam standar output (cetak pada layar)
Contoh :
Tanda “ << ” merupakan sebuah operator yang disebut operator “penyisipan/peletakan”

Contoh Program : Hello World!
#include <stdio.h>
void main ()
{
            puts ("Hello world!");
}


Bab 2 : Struktur Pemrograman Pencabangan

Pencabangan adalah cara yang digunakan dalam program untuk mengambil keputusan ke satu kemungkinan True atau False dari beberapa kondisi.

Di dalam pemrograman kita harus dapat menentukan aksi apa yang harus dikerjakan oleh pemroses (processor) ketika sebuah kondisi terpenuhi, dengan menggunakan operasi logik.

Macam-macam Percabangan

1. If-else

Pernyataan Percabangan if-else digunakan untuk memecahkan persoalan untuk mengambil suatu keputusan diantara banyak pernyataan yang ada. Statement if digunakan untuk melakukan proses percabangan di dalam program.

2. Switch-case

Bentuk dari switch-case merupakan pernyataan yang dirancang khusus untuk menangani pengambilan keputusan yang melibatkan sejumlah atau banyak alternatif penyelesaian.

Contoh Program :
Pencabangan tunggal: IF
#include<iostream.h>
main()

{
            int umur;
            cout<<"Masukkan umur kamu= ";
            cin>>umur;
            if (umur >= 60)
                        cout<<"Selamat siang mbah"<<endl;
                        cout<<"Salam buat cucumu ya"<<endl;
            cout<<"jadi umurmu"<<umur<<"tahun";
}

Pencabangan ganda: IF-ELSE
#include<iostream.h>
main()
{

            int N;
            cout<<"Masukkan nilai (0 s/d 100) = ";
            cin>>N;
            if(N>=60)
                        cout<<"Lulus"<<endl;
                        else if (N<60)
                        cout<<"Tidak Lulus"<<endl;
}

Flowchart adalah suatu bagan dengan simbol-simbol tertentu yang menggambarkan urutan proses secara mendetail dan hubungan antara suatu proses (instruksi) dengan proses lainnya dalam suatu program.

Bab 3 : Struktur Pemrograman Lompatan & Kalang

Sebuah / kelompok instruksi diulang untuk jumlah pengulangan tertentu. Baik yang terdifinisikan sebelumnya ataupun tidak.
Struktur pengulangan terdiri atas dua bagian :
1. Kondisi pengulangan yaitu ekspresi boolean yang harus dipenuhi untuk melaksanakam pengulangan.
2. Isi atau badan pengulangan yaitu satu atau lebih pertanyaan (aksi) yang akan diulang.

Perintah atau notasi dalam struktur pengulangan adalah :
1. Pernyataan while
2. Pernyataan do..while
3. Pernyataan for
4. Pernyataan continue dan break
5. Pernyataan go to

Pernyataan while
Pernyataan while merupakan salah satu pernyataan yang berguna untuk memproses suatu pernyataan atau beberapa pernyataan beberapa kali. Pernyataan while memungkingkan statemen-statemen yang ada didalamnya tidak dilakukan sama sekali.
Bentuk umumnya :
While (kondisi)
{
    Pernyataan;
}

Pernyataan do…while
Pernyataan do…while mirip seperti pernyataan while, hanya saja pada do…while pernyataan yang terdapat didalamnya minimal akan sekali diesekusi. 
Bentuk umumnya :
do
            {
                        pernyataan;
            } while(kondisi)

Pernyataan for
Pernyataan for digunakan untuk menghasilkan pengulangan (looping) beberapa kali tanpa penggunaan kondisi apapun. Pada umumnya looping yang dilakukan oleh for telah diketahuin batas awal, syarat looping, dan perubahannya.
Selama kondisi terpenuhi, maka pertanyaan akan diesekusi.
Bentunya umumnya :
for (inisialisasi;kondisi;perubahan)
            {
                        Statemen;
            }

Pernyataan continue dan break
Pernyataan break akan selalu terlihat digunakan bila menggunakan pernyataan switch. Pernyataan ini juga digunakan dalam loop. Bila pernyataan ini diesekusi, maka akan mengakhiri loop dan akan menghentikan itrasi pada saat tersebut.

Pernyataan go to
Pernyataan go to, diperlukan untuk melakukan suatu lompatan kesuatu pernyataan yang di tandai dengan tanda “ : “ .

Bentuk umumnya :
Go to bawah;
            Pernyataan1;
            Pernyataan2;
Bawah:pernyataan 3;

Bab 4 : Struktur Pemrograman : Kalang

Contoh program : Tabel Kuadrat

#include<iostream.h>
#include<iomanip.h>
main()
{
            int x=0;
            cout << "x x kuadrat\n";
            while(x<=20)
            {
                        cout << setw(3) << x << setw(8) << (x*x) << endl;
                        x++;
            }
}


Contoh program : Kalang For untuk Perulangan

#include <iostream.h>
void main()
{
            int i;
            for (i=1; i<=18; i++) {
                        cout <<"kalang ke-" << i << endl;
            }
}

Beikut fungsi dari kalimat perintah :

1. Simbol // berfungsi sebagai komentar dalam program / keterangan.

2. Break berfungsi mengeluarkan eksekusi compiler dari struktur program setelah suatu kondisi tertentu dipenuhi.

3. Continue berfungsi melanjutkan eksekusi compiler ke blok selanjutnya setelah suatu kondisi tertentu dipenuhi.

4. Setprecision() berfungsi sebagai manipulator yang digunakan untuk mengatur jumlah digit decimal yang inigin di tampilkan.

5. ios::fixed dan ios::scientific mempunyai fungsi yang sama yaitu format bilangan riil akan tetap dapat diubah dengan memanggil fungsi set atau unset diikuti argument ios::scientific atau ios::fixed.

6. fabs() berfungsi untuk menghitung nilai mutlak dari x; x bilangan real.

Bab 5 : Variabel Larik dan String


Contoh Program : Sekup Variabel dalan kalang FOR
#include <iostream.h>
main()
{
            int i = 5;
            cout <<"di luar kalang i= " << i << endl;
            for (i=1; i<=10; i++) {
                        cout <<"di dalam kalang i= " << i<< endl;
            }
            cout <<"di luar kalang i= " << i << endl;
}

Berikut fungsi dari kalimat petintah :

Strlen()   :      Bentuk format strlen (const char*s), berfungsi menghitung panjang string s
Strcpy()  :      Bentuk format strcpy (char*dest, const char*src), berfungsi mengcopy string src ke dest
Strcat()   :      Bentuk format strcat (char*dest, const char*src), berfungsi menambahkan kopian src ke bagian akhir dest
Strcmp() :   Bentuk format strcmp (const char*s1, const char*s2), berfungsi melakukan perbandingan s1 dengan s2
Strcspn() :  Bentuk format strcspn (const char*s1, const char*s2), berfungsi menemukan bagian awal string s1 yang mengandung s2
Strupr()  : Bentuk format strupr (const char*s), berfungsi mengubah string menjadi huruf capital (uppercase)
Strlwr()  :   Bentuk format strlwr (const char*s), berfungsi mengubah string menjadi huruf biasa/kecil (lowercase)
Strrev() :   Bentuk format strrev (const char*s), berfungsi membalik semua karakter string, jadi huruf terakhir menjadi awal
Strset() :           Bentuk format strset (const char*s, int ch), berfungsi menset semua karakter dalam s                                   ke ch

Bab 6 : Sorting (Pengurutan)

Contoh Program : Fungsi untuk memotong-motong program
#include <iostream.h>
#include <math.h>
int N;
float jumlah, rerata, peny, stdrdev, data[100];
void Masukkan_Data() 
{
cout << "Banyaknya nilai = ";
cin >> N;
for (int i=0; i<N; i++) 
{
cout << "NIlai ke-" << (i+1) << " = ";
cin >> data[i];
}
}
void Hitung_Rerata() {
jumlah = 0;
for (int i=0; i<N; i++) {
jumlah = jumlah+data[i];
}
rerata = jumlah/N;
}
void Hitung_Standar_Deviasi() {
peny = 0;
for (int i=0; i<N; i++) {
peny += (data[i] - rerata)*(data[i] - rerata);
}
stdrdev = sqrt(peny/(N-1));
}
void Tampilkan_Hasil() {
cout << "Jumlah = " << jumlah << endl;
cout << "Rerata = " << rerata << endl;
cout << "Standar Deviasi = " << stdrdev << endl;
}
main ()
{
Masukkan_Data();
Hitung_Rerata ();
Tampilkan_Hasil();
}

Kegunaan definisi fungsi tersebut adalah memberikan header baru sesuai keinginan kita, dimana dalam header tersebut terdapat fungsi yang dapat dipanggil.

Jadi kita dapat menambahkan suatu header jika suatu compiler tidak support terhadap fungsi yang kita gunakan.


Sekian rangkuman yang dapat saya ambil dari Praktikum Algoritma & Pemrograman.
Bila ada salah dalam penulisan harap maklum.
Terima kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar